Senin, 18 September 2017

SKD Calon Hakim MA dengan CAT BKN, 25.358 Pelamar Bersaing di 30 Lokasi

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa setelah pendaftaran online CPNS untuk Mahkamah Agung (MA) ditutup pada 26 Agustus 2017, data BKN menunjukkan bahwa hanya 25.358 peserta dari 30.715 total pelamar MA (formasi umum; cumlaude; dan putra/I Papua) yang dinyatakan lolos administrasi dan berhak melanjutkan tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN). SKD Calon Hakim MA tersebut telah mulai digelar sejak hari ini Senin, 18 September 2017 dan akan berlangsung sampai  22 September 2017 mendatang.

Data BKN memperlihatkan terdapat 30 (tiga puluh) titik lokasi pesebaran pelaksanaan SKD Calon Hakim MA, yakni di Kantor Pusat BKN Jakarta, seluruh Kantor Regional BKN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN dan secara mandiri bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat.

Pada hari pertama pelaksanaan SKD, Kepala BKN Bima Hari Wibisana bersama Ketua MA Muhammad Hatta Ali meninjau proses SKD yang berlangsung di Kantor Pusat BKN Jakarta. Pada kesempatan itu Ketua MA menyampaikan puas dengan transparansi yang melekat pada sistem CAT BKN sebab dengan sistem CAT BKN hasil SKD masing-masing peserta langsung dapat dilihat dan dipantau, begitu transparan dan hasil dapat diketahui real time, sehingga dapat dipastikan SKD CAT berjalan tanpa kecurangan.

Sementara itu data center Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN per 18 September 2017 pukul 15:28 wib menunjukkan terdapat 5 K/L dengan peminat pelamar terbanyak yakni: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (85.733 orang); Kementerian Kesehatan (72.234 orang); Kementerian Keuangan (64.470 orang); Kejaksaan Agung (40.795 orang); dan Kementerian Perhubungan (39.966 orang).

Selanjutnya untuk 5 (lima) K/L dengan peminat pelamar paling sedikit terdapat pada Lembaga Sandi Negara (24 orang); Kementerian Koordinator Perekonomian (124); Badan Pengawas Tenaga Nuklir (329 orang); Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (508 orang); dan Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (523 orang). Sementara total pelamar SSCN periode dua rekrutmen CPNS 2017, terhitung sejak 11 September 2017 berjumlah 605.710 orang. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Sabtu, 16 September 2017

Pendaftaran CPNS Hari Ke-6, Jumlahnya Capai 449.475 Pelamar

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang II resmi dibuka. Memasuki hari keenam, para pendaftaran CPNS ini langsung diserbu oleh masyarakat. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan, dari data center website SSCN pada hari ini, Sabtu (16/9/2017) ada sekira 449.475 peserta yang sudah mendaftar. Jumlah tersebut masih terus bertambah setiap jamnya hingga tanggal 25 September 2017 mendatang.

Dari 449 ribu lebih pelamar yang mendaftar, ada sekitar lima Kementerian yang memiliki pendaftaran terbanyak pada hari keempat ini. Kelima Kementerian dan Lembaga tersebut yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Total pelamar seluruh instansi sampai pukul 449.476 peserta ada lima instansi dengan pelamar tertinggi," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (16/9/2017). Adapun jumlah pelamar Kemendikbud hingga pagi ini sudah mencapai 64.682 pendaftar. Sementara Kementerian Kesehatan sudah mencapai 56.085 pendaftar. Sementara untuk Kemenkeu hingga hari ini telah mencapai 48.110 peserta yang melamar. Lalu disusul oleh Kejagung dan Kemenhub dengan masing-masing pelamar 31.051 dan 30.730 pelamar.

"Pagi Kemendikbud meningkat lagi sudah lebih dari 64.682 pelamar, Kemenkes sudah lebih dari 56.085 pelamar, Kemenkeu sudah lebih dari 48.110 , Kejagung dan Kemenhub masing-masing 31.051 dan 30.730 pelamar," jelasnya. Sebagai informasi, untuk proses pendaftaran gelombang kedua ini sendiri dilakukan secara online melalui situs BKN yakniwww.sscn.bkn.go.id. Pendaftaran sendiri harus memasukan beberapa identitas pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), NIK Kepala Keluarga.

Berita ini bersumber dari Okezone.
Share:

Jumat, 15 September 2017

Pelamar CPNS Instansi Non-SSCN, Cukup Membuat Akun Saja di Portal SSCN

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa dalam Rekrutmen CPNS periode II tahun 2017, terdapat 13 instansi non-SSCN yang membuka lowongan. Pengertian non-SSCN yakni instansi bersangkutan memiliki portal mandiri dalam rekrutmen CPNS kali ini. Ke-13 instansi non-SSCN tersebut yakni :

1. Kementerian Luar Negeri;
2. Kementerian Kesehatan;
3. Kementerian Keuangan;
4. Badan Pemeriksa Keuangan;
5. Kejaksaan Agung;
6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
7. Kementerian Perhubungan;
8. Kementerian Sekretariat Negara;
9. Kementerian Sosial;
10. Kementerian Teknologi dan Pendidikan Tinggi;
11. Kementerian Perindustrian;
12. Lembaga Administrasi Negara;
13. Lembaga Ilmu Pendidikan Indonesia.

Pada portal SSCN, pelamar 13 instansi non-SSCN cukup membuat akun sampai tahap login dan mencetak bukti pendaftaran. Setelah itu, minimal dalam 1x24 jam pelamar dapat melanjut tahapan berikutnya pada portal ke 13 instansi tersebut. Pelamar CPNS 2017 periode kedua ini juga diwajibkan untuk memahami secara detail syarat/ketentuan dokumen persyaratan dan tata cara pendaftaran pada masing-masing instansi yang dapat diunduh pada laman pengumuman di portal SSCN BKN. Biasakan untuk pahami petunjuk tahapan pendaftaran sebelum melakukan pendaftaran.


Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Kamis, 14 September 2017

Tidak Ada yang Bisa Dipermainkan Dalam Seleksi CPNS

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, meminta para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada penerimaan CPNS 2017, agar konsentrasi dan tidak memikirkan hal lain seperti mencari bantuan/koneksi. "Tidak ada lagi orang-orang yang mengatasnamakan bisa membantu. Bahasanya calo. Dengan cara seperti ini seleksi pegawai negeri ke depan betul-betul fair secara terbuka. Ga ada yang bisa membantu kecuali kemampuannya," ucap Asman di sela-sela acara peninjauan SKD Kementerian Hukum dan HAM di Kampus STIE AMKOP Makasar, Kamis (14/9).

Dijelaskan, bahwa zaman sudah berubah, dengan bantuan teknologi dan informasi melalui pengggunaan Computer Assisted Test (CAT), pelaksanaan seleksi CPNS kini semakin objektif, transparan dan bebas dari KKN. "Dulu dilakukan secara manual pakai lembar jawaban komputer. Sekarang SKD dilaksanakan secara real time dengan menggunakan CAT," katanya.

Jumlah peserta yang mengikuti SKD untuk formasi petugas imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dengan kualifikasi pendidikan S1 di Kota Makasar mencapai 12.017 orang. SKD dilaksanakan di dua tempat yakni di Kanreg BKN IV dan STIE AMKOP Makasar. 

Pada kesempatan tersebut Menteri Asman juga menyempatkan diri melihat secara langsung pelaksanaan seleksi fisik untuk formasi Petugas Lapas Kementerian Hukum dan HAM yang dilaksanakan di Mako Brimob Makasar. Peserta yang memilih formasi dengan kualifikasi pendidikan SMA atau yang sederajat ini sangat banyak, mencapai 30.000 orang. Seleksi fisik untuk pengukuran tinggi badan berlangsung ketat dengan melibatkan jajaran Kementerian Hukum dan HAM. "Tadi ada yang ukurannya 155 (cm) kurang setengah. Itu ga lulus juga. Ga ada yang bisa dipermainkan dalam seleksi ini," tegas Asman.

Asman mengapresiasi panitia penyelenggara dari Kementerian Hukum dan HAM atas lancarnya pelaksanaan SKD dan seleksi fisik. "Saya lihat dari Kementerian Hukum dan HAM full team mendukung pelaksanaan seleksi ini. Pak Sekjennya juga turun langsung.," ucapnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Senin, 11 September 2017

Waktu Pendaftaran CPNS Dua Minggu, Pelamar Tak Perlu Buru-buru

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa setelah sepekan diumumkan, hari ini, Senin 11 September 2017, dimulai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk  60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 1 Pemerintah Daerah (Kalimantan Utara). Kalau putaran sebelumnya hanya dua instansi, dengan banyaknya instansi yang membuka lowongan, berarti calon pelamar memiliki lebih banyak pilihan.

Namun banyaknya pilihan juga harus dibarengi dengan kecermatan dan ketelitian sebelum menentukan jabatan apa dan instansi mana yang akan dilamar. Berbagai pertimbangan harus dikedepankan, mulai dari minat hingga peluang untuk bisa lolos.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Herman Suryatman mengingatkan agar masyarakat teliti serta tidak tergesa gesa dalam mendaftar. Sebab satu pelamar hanya diperbolehkan melakukan satu kali pendaftaran pada satu jabatan di satu Kementerian dan Lembaga. “Pelamar hanya boleh mendaftar pada satu instansi, satu jabatan, dan satu formasi,” ujarnya di Jakarta, Senin (11/09).

Sebagai contoh, pelamar yang mendaftar di Kementerian Keuangan, pada jabatan Analis Hukum dan jenis formasi Cumlaude, tidak boleh mendaftar lagi pada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada jabatan Analis Keolahragaan dan formasi umum.

Herman mengimbau masyarakat agar mendaftar pada K/L sesuai minat dan kualifikasi, untuk itu harus dipersiapkan berkas berkas sesuai dengan ketentuan masing masing K/L. Karena memang setiap K/L menetapkan persyaratan yang berbeda beda, untuk itu pelamar diminta membaca dengan teliti dan mencermati seluruh keterangan baik syarat, jadwal pedaftaran, serta mekanisme pendaftaran dimasing masing instansi.

Lebih lanjut ia menyampaikan bagi para pelamar CPNS putaran I yang tidak lolos seleksi administrasi dapat kembali melakukan pendaftaran pada putaran kedua ini. Para pelamar dapat langsung mengakses website sscn.bkn.go.id untuk melakukan pendaftaran, kemudian bagi pelamar yang ingin mendapat informasi seputar CPNS dapat mengakses situs resmi pemerintah melalui menpan.go.id dan bkn.go.id.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pemerintah Tetapkan Passing Grade Test CPNS 2017

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) no 22/2017, pemerintah menetapkan nilai ambang batas (passing grade) seleksi kompetisi dasar (SKD) CPNS tahun 2017. Passing grade tahun ini 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Demikian dikatakan Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Senin (11/09). "Untuk bisa mengikuti seleksi tahap berikutnya, peserta SKD CPNS harus melewati passing grade tersebut," ujarnya.

Namun, lanjutnya, tidak semua yang lolos passing grade bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk satu jabatan, hanya ada tiga peserta yang lolos passing grade, yakni yang memiliki rangking tiga besar. Jadi kalau ada sepuluh orang yang lolos passing grade pada satu jabatan, maka tujuh orang lainnya terpaksa tidak dapat ikut seleksi tahap berikutnya, jelas Herman.

Ditambahkan, seorang peserta yang mendapat nilai tinggi sekalipun, belum tentu lolos kalau ada salah satu dari ketiga kelompok soal yang nilainya di bawah ambang batas. Sebaliknya, meski secara keseluruhan nilainya hanya 298, kalau memenuhi ambang batas tiga kelompok soal, dia tetap lolos passing grade.

Karena itu, Herman mengimbau agar peserta seleksi lebih cermat dalam mengerjakan soal tes dengan sistem Computer Assissted Test (CAT). "Jangan sampai hanya mengejar jumlah nilai dari salah satu atau sebagian kelompok soal, tetapi pada kelompok soal lain skornya di bawah passing grade," jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa passing grade ini tidak berlaku untuk peserta seleksi pada jalur khusus, yakni cumlaude, putra-putri Papua/Papua Barat non calon hakim, serta bagi peserta dari kelompok disabilitas. "Untuk ketiga kelompok itu akan menggunakan perangkingan," imbuh Herman.

Selain itu, menurut Permen PANRB No. 22/2017 ini, untuk formasi jabatan Dokter Spesialis, Penerbang, Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, dan Penjaga Mercu Suar, termasuk formasi untuk Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua dan Papua Barat, hasil Seleksi Kompetensi Dasar didasarkan pada pemeringkatan/ rangking.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Minggu, 10 September 2017

Alamat Tautan Resmi Pengumuman CPNS 2017

1. Portal Kementerian PANRB dengan alamat cpns.menpan.go.id


2. Portal SSCN BKN dengan alamat sscn.bkn.go.id


Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Sabtu, 09 September 2017

Dua hari lagi, tepatnya hari Senin lusa, pendaftaran penerimaan CPNS akan dibuka.

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa dua hari lagi, tepatnya hari Senin lusa, pendaftaran penerimaan CPNS akan dibuka. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelamar agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.

“Pendaftaran akan dibuka mulai Senin tanggal 11 September 2017 dan ditutup tanggal 25 September 2017,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Sabtu (09/09).

Selama ini,  persyaratan pelamaran terdiri dari beberapa dokumen yang cukup banyak. Syarat-syarat yang harus dipenuhi berbeda-beda untuk setiap instansi dan jabatan. Untuk itu, pelamar disarankan untuk menyiapkan seluruh dokumen pokok yang sekiranya sama untuk setiap instansi.“Pelamar bisa menyiapkan dokumen-dokumen tersebut sebelum tanggal pendaftaran,” ujar Herman.

Untuk proses pendaftaran, akan dilakukan secara online melalui situs BKN yakni sscn.bkn.go.id. Pelamar harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor KK, dan NIK Kepala Keluarga.

Herman mengatakan bahwa sejauh ini, banyak pelamar yang bermasalah saat mengisikan NIK dan nomor KK. Untuk itu, pastikan NIK dan nomor KK tidak bermasalah. “Kalau bermasalah segera hubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat,” jelasnya.

Mengingat instansi pemerintah yang membuka penerimaan CPNS cukup banyak, diharapkan pelamar benar-benar teliti dalam memilih jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keinginan. Pelamar hanya dapat mendatar pada satu instansi dan memilih satu jabatan. “Jangan sampai salah memilih! Karena pelamar tidak dapat mengubah pilihan jika sudah mendaftar,” ujarnya.

Herman kembali mengingatkan bahwa bagi pelamar yang sudah mendaftar pada penerimaan putaran pertama (Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung) diperbolehkan mendaftar kembali dengan menggunakan account SSCN yang telah dibuat sebelumnya.

Apabila terdapat pendaftar pada penerimaan putaran pertama sudah dinyatakan lulus/final diminta untuk tidak mendaftar lagi pada penerimaan putaran kedua. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Jumat, 08 September 2017

Lokasi SKD Pelamar CPNS Kemenkumham 2017 Berlangsung di 33 Lokasi

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test(CAT BKN) bagi pelamar CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2017 kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana rencannya akan dipusatkan di 33 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sementara pelaksanaan SKD tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai 11 hingga 16 September 2017. Total peserta SKD Kemenkumham diprediksi mencapai 211.538 orang. Untuk 33 titik lokasi pelaksanaan SKD akan berlangsung di Kantor Pusat BKN Jakarta, seluruh Kantor Regional BKN dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, Kantor Wilayah Kemenkumham, serta bekerjasama dengan Pemerintah Daerah terkait.
Share:

Penetapan Alokasi Formasi CPNS Berdasarkan Kebutuhan

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah baru saja mengumumkan penerimaan CPNS. Masing-masing instansi pemerintah mendapatkan alokasi formasi yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan melihat kebutuhan pegawai di masing-masing instansi.

Penerimaan CPNS tahun 2017 ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis (core business) yang mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun. Di samping itu, adanya peningkatan beban kerja pada K/L.

Penetapan alokasi formasi CPNS atas dasar Instansi pemerintah memberikan data jumlah pegawai, yang memasuki masa pensiun dan jumlah kebutuhan dari tahun 2015 – 2017. Dari data tersebut, diseimbangkan antara data keduanya dan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara.

Sebelumnya, masing-masing instansi telah mengajukan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) serta peta jabatan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui aplikasi e-formasi.

Di sini, terlihat kebutuhan masing-masing instansi. “Data melalui aplikasi e-formasi dan kebutuhan 2015-2017 disinkronkan,” ujar Kepala Bidang Perencanaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Syamsul Rizal, Kamis (07/09).

E-formasi adalah aplikasi yang berfungsi untuk menyusun kebutuhan CPNS setiap tahunnya. Aplikasi ini sudah diterapkan Kementerian PANRB sejak tahun 2014. Sistem ini merupakan salah satu program percepatan reformasi birokrasi.

Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui gambaran struktur organisasi, peta jabatan, jumlah pegawai yang ada, jumlah pegawai yang dibutuhkan dan jumlah kekurangan/kelebihan pegawai di instansi pemerintah baik lingkungan Kementerian, Lembaga Negara, pemerintah pusat maupun daerah.

Tidak hanya untuk penerimaan CPNS, e-formasi juga dapat digunakan untuk karir PNS. Untuk penerimaan PNS saat ini, dibuka untuk mengisi jabatan inti di setiap instansi. “Contohnya kalau Kementerian Ristek dan PT itu jabatan intinya dosen. Kalau LIPI itu peneliti,” jelasnya. Lanjutnya dikatakan, untuk jabatan pengadministrasi masih dilakukan moratorium.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kamis, 07 September 2017

Ketentuan setelah pelamar CPNS Kemenkumham RI dinyatakan lulus seleksi administrasi yang bersumber dari Twitter Kemenkumham RI



Sahabat pembaca Info CPNS 2017, berikut ini tweet terkait ketentuan setelah kalian dinyatakan lulus seleksi administrasi yang bersumber dari Twitter Kemenkumham RI.

1. Selamat sore Sahabat Pengayoman, Yomin infokan ketentuan setelah kalian dinyatakan lulus seleksi administrasi

2. Silahkan masuk ke halaman , lakukan registrasi utk dapatkan Kartu Informasi Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar

3. Siapkan Pas Poto ukuran 4X6 berlatar belakang MERAH sebanyak 2 (dua) buah, dan bawa ketika tes

4. wajibkan dtg 90 menit sblm jadwal tes dimulai, kartu peserta ujian akan dilegalisir oleh petugas ditempat / lokasi kalian laksanakan tes

5. Peserta wajib membawa : Kartu Peserta Ujian, KTP/ Surat Keterangan Rekam Kependudukan --->

6. Kartu Informasi Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar, Ijasah dan transkrip nilai asli, STTB asli

7. Untuk cetak kartu informasi dan nomor antrian dapat dicetak sampai dengan tanggal 11 September 2017 pukul 23.59 WIB

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Untuk cetak kartu informasi dan nomor antrian CPNS KEMENKUMHAM dapat dicetak sampai dengan tanggal 11 September 2017 pukul 23.59 WIB



Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa berikut ini link yang bersumber dari CPNS KEMENKUMHAM RI :

Pengumuman Seleksi Administrasi dapat di download disini
Lampiran Pengumuman Seleksi Administrasi untuk Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Sarjana dapat di download disini
Lampiran Pengumuman Seleksi Administrasi untuk SMA/DIII dapat di download disini

Cetak Kartu dan Nomor

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Rabu, 06 September 2017

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON HAKIM DI LINGKUNGAN MAHKAMAH AGUNG RI TA 2017

Sahabat pembaca info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 telah menyelesaikan verifikasi berkas kelengkapan administrasi pelamar. Namun demikian oleh karena adanya gangguan teknis sehingga pengumuman yang seharusnya sudah dapat ditayangkan tanggal 5 September 2017 baru dapat ditayangkan pada tanggal 6 September 2017.

Bagi para pelamar dipersilakan membuka website Panitia Seleksi Nasional (htpps:sscn.bkn.go.id) untuk dapat mengetahui hasil kelulusan seleksi administrasi dan sekaligus melakukan pencetakan kartu tanda peserta ujian.
Pemberitahuan terkait jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar akan diumumkan segera dengan tetap mengacu pada jadwal yang telah diumumkan sesuai pengumuman Nomor: 01/Pansel/MA/07/2017 tanggal 01 Juli 2017. (humas)


 Dokumen



Berita ini bersumber dari Mahkamah Agung RI
Share:

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS KEMENKUMHAM 2017

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, hasil seleksi administrasi dapat diakses di: S1 () D3/SMA () SELAMAT!

Sumber : Twitter BKN RI
Share:

Jangan Buru-buru Daftar, Pelajari Syarat Rekrutmen CPNS 61 K/L dengan Cermat

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa pada tanggal 5 September 2017 Pemerintah secara resmi mengumumkan kepada publik bahwa penerimaan CPNS 2017 periode kedua yang melingkupi 60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 1 Pemerintah Daerah (Kalimantan Utara) telah dibuka. Jumlah kuota formasi yang tersedia pada 61 K/L serta persyaratan rekrutmen dapat diakses publik melalui sscn.bkn.go.id pada navigasi "pengumuman”. 

Sama halnya dengan penerimaan CPNS periode pertama yang melingkupi Kemenkum HAM dan MA, setiap pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) instansi yang dituju dengan syarat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan masing-masing instansi. Dan bagi pelamar CPNS periode pertama  yang tidak lolos seleksi administrasi dapat mengikuti kembali pendaftaran CPNS pada periode kedua yang tersedia di 61 K/L tanpa harus membuat akun baru. 

Berbeda halnya dengan pendaftaran _online_ periode I yang dibuka serentak pada 1 Agustus 2017 dan berakhir pada 31 Agustus 2017, jadwal pendaftaran _online_ CPNS pada 61 K/L kali ini ditentukan oleh masing-masing instansi. 

Untuk itu calon pelamar diminta untuk mencermati terlebih dahulu seluruh keterangan, syarat/jadwal pendaftaran, dan mekanisme pelaksanaan pendaftaran di masing-masing formasi untuk menghindari kesalahan pendaftaran. 

Jika telah memahami segala ketentuan/persyaratan, pelamar dapat melakukan pendaftaran _online_ melalui portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN sesuai dengan jadwal yang ditetapkan masing-masing instansi.

Selain memuat syarat rekrutmen, pada portal SSCN juga tersedia navigasi _Frequently Ask Questions_(FAQ) atau pertanyaan umum seputar SSCN yang dapat dipelajari oleh para pelamar untuk mengantisipasi kesulitan yang ditemui saat melakukan pendaftaran. 

Melalui siaran pers ini kami juga mengingatkan kembali agar pelamar mengakses informasi penerimaan dan pendaftaran CPNS hanya melalui media informasi resmi Pemerintah. 

Seluruh proses rekrutmen merupakan proses yang dilakukan tanpa dipungut biaya sedikit pun dan berjalan terbuka sehingga berkompetisilah secara fair. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Pesan Sponsor

loading...

Label

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.